Eleng's Weblog

Kusertakan Dia dalam setiap nafasku

Bercanda boleh, asal!


      Berkumpul bersama dan bercanda adalah sesuatu hal yang disuka. Ada berjuta kisah yang bisa dijadikan alasan untuk bercanda. Tapi ingat kawan tidak semua orang bisa bercanda dengan baik. Kadang kita berbenturan dengan tipe orang-orang yang cukup unik ketika sedang bercanda. Maka benarlah kata orang bijak, jangan mengucapkan kata-kata yang bisa menyakitkan. Walaupun pada dasarnya orang-orang yang bercanda ada yang terbiasa bercanda dengan berlebihan. Namun ketika berbalik kita posisikan dia seperti ketika dia bercanda kepada orang lain belum tentu mereka bisa menerima dengan lapang dada. Banyak ekspresi ditimbulkan dari mereka, bisa jadi mereka marah, bisa jadi mereka menangis, bisa jadi memerka membenci kita, bisa jadi mereka begini dan begitu dan lain sebagainya.

Untuk itu bercanda boleh tetapi ada batasnya. Dan yang paling penting kita harus tahu siapa yang kita ajak bercanda. Ada beberapa type orang yang perlu diperhatikan ketika bercanda. beberapa contohnya adalah sebagai berikut :

1. Tipe orang yang suka bercanda dan menggoda tetapi ketika digoda tetap nyaman.

2. Tipe orang yang suka bercanda dan menggoda tetapi ketika digoda suka marah.

3. Tipe orang yang suka bercanda dan menggoda tetapi ketika digoda suka ngambul.

4. Tipe orang yang tidak suka bercanda dan menggoda tetapi ketika digoda tetap nyaman.

     Tidak masalah kawan kita tetap bercanda dengan semua orang, tetapi kita harus tahu tipe seperti apakah mereka. Kita pasti akan pernah berbenturan ketika bercanda, tetapi itu bukan suatu masalah. Justru ketika kita mencoba memahami seperti apakah tipe mereka, maka kita akan tahu tindakan selanjutnya yang harus dilakukan. Yang penting kawan setiap kali kita berbenturan, maka setiap kali juga kita harus meminta maaf.  Yang penting kawan itu hanyalah sebuah candaan belaka, bukan sebuah ungkapan hati. Terlepas dari perbuatan kita dimaafkan atau tidak itu bukan tanggung jawab kita. Allah saja mau memaafkan kenapa kita sebagai makhluknya tidak.

Untuk selanjutnya marilah kita selalu tetap berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan makhluk ciptaan Allah.

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: